Payakumbuh – Antusiasme masyarakat Payakumbuh menyambut kehadiran pasar murah di Pasar Padang Kaduduak sangat luar biasa. Dalam dua hari penyelenggaraan, tidak kurang dari 900 warga berbondong-bondong mengunjungi kegiatan yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh.
Pj. Wali Kota Suprayitno menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bazar, melainkan upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat di tengah gejolak harga yang melanda pasar. Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dalam menghadapi inflasi yang mengancam.
“Kami berharap pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Suprayitno.
Ia juga menambahkan, “Kehadiran pasar murah merupakan salah satu langkah konkret Pemko untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka,” tukuknya.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Suprayitno mengajak semua pihak, termasuk para pedagang, untuk bersinergi dalam menjaga stabilitas harga dan menyediakan produk berkualitas.
“Setiap sen yang dihemat dari belanja hari ini adalah langkah kecil menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja serta mendukung produk lokal.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM, M. Faizal, menjelaskan bahwa pasar murah ini berlangsung selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Oktober 2024.
“Bahan pokok yang kami sediakan berasal dari pedagang lokal di Payakumbuh. Tujuannya adalah agar tidak ada yang dirugikan dan masyarakat benar-benar terbantu,” tegasnya.
Faizal menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal.
Beragam komoditas yang ditawarkan sangat menggoda, antara lain beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur, cabe keriting, serta bawang merah dan putih, semuanya dengan harga jauh lebih murah dibandingkan pasar biasa.
Misalnya, beras premium hanya dijual seharga Rp12.000 per kg dan minyak goreng seharga Rp11.000 per liter. “Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkap Faizal.
Suprayitno berharap pasar murah ini tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan dalam menjaga kestabilan harga.
Salah seorang warga, Marni (52), mengungkapkan kebahagiaannya atas pasar murah ini.
“Kami sangat senang! Semua kebutuhan mahal sekarang! Kegiatan seperti ini sangat membantu kami. Terima kasih, Pak Wali Kota!” serunya penuh rasa syukur.
Marni dan warga lainnya menegaskan bahwa pasar murah ini sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan pelaksanaan pasar murah ini, Pemko Payakumbuh menunjukkan komitmennya untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan menjaga stabilitas harga di tengah tantangan ekonomi.
Suprayitno berharap, “Semoga kegiatan ini menjadi solusi dan mengingatkan kita akan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan. Kami siap mendengar dan berusaha memenuhi harapan masyarakat demi kesejahteraan Bersama,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Pj. Wali Kota Payakumbuh, Dinas Koperasi dan UKM















