Cuaca panas Surabaya masih dikeluhkan, BMKG Jatim menyebut masa transisi

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Surabaya – Cuaca panas yang masih dialami warga Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir menjadi keluhan masyarakat. Meski sejumlah wilayah di Jawa Timur mulai diguyur hujan, namun suhu di Surabaya masih terasa panas terutama pada pagi hingga sore hari.

Keluhan tersebut disampaikan Ibu Tika kepada Halo RRI pada Rabu, 4 November 2026. Ia mengirimkan foto kondisi cuaca di Surabaya yang menurutnya terasa sangat panas sejak pagi.

“Ini baru jam sembilan pagi, tapi di Surabaya panasnya sudah seperti jam dua belas siang,” keluh Bu Tika.

Ia menanyakan sampai kapan kondisi panas ini akan berlangsung. Menurut dia, di Surabaya sempat turun hujan, namun cuaca kembali panas. Sementara sejumlah wilayah lain di Jawa Timur mulai diguyur hujan. Rasa panas yang menyesakkan masih terasa di malam hari.

Terkait kondisi tersebut, Taufik Hermawan, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda sekaligus Koordinator BMKG Jawa Timur, memberikan penjelasan kepada RRI Surabaya pada Jumat, 6 November 2026.

Taufik menjelaskan, wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya, masih berada dalam masa transisi atau peralihan pada bulan November. Kondisi ini membuat cuaca panas masih bisa terjadi karena kawasan tersebut belum memasuki awal musim hujan.

“Cuaca di Jatim, termasuk Surabaya, pada bulan November sedang dalam masa peralihan atau masa pancaroba. Karena awal musim hujan masih jatuh pada bulan Desember dulu,” jelas Taufik.

Ia juga mengatakan, berdasarkan catatan BMKG, suhu tertinggi di Surabaya mencapai 36,8 derajat Celcius yang tercatat di kawasan Tanjung Perak, Surabaya Utara. Angka tersebut sekaligus memperjelas informasi terkait suhu udara Surabaya yang beredar di masyarakat, termasuk klaim suhu mencapai 37 hingga 42 derajat Celcius.

Terkait waktu paling panas terasa, Taufik mengatakan, kondisi tersebut umumnya terjadi antara pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Sedangkan untuk panas biasanya dirasakan pada pukul 10.00 hingga 13.00, ujarnya.

Sementara terkait kondisi panas yang masih terasa pada malam hari, Taufik menjelaskan, kondisi cuaca pada masa pancaroba bisa berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi cuaca yang tidak jelas sumbernya.

“Saya menghimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi dari jalur resmi yang dikeluarkan BMKG. Sepanjang informasi tersebut dikeluarkan secara resmi, baik dalam bentuk rilis maupun informasi BMKG, dapat dijadikan pedoman atau acuan dalam beraktivitas,” ujarnya.

Melalui Halo RRI, keluhan Ibu Tika terkait cuaca panas di Surabaya diteruskan ke BMKG Jatim untuk dimintai penjelasan. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kondisi cuaca yang sedang berlangsung dan menjadi acuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Urus Prabowo Subianto, Buruh KSPI Ucapkan Ikrar di Monas
Viral WNI Minta PM Italia Giorgia Meloni Sampaikan Pesan Hutan dan Kehutanan kepada Presiden Prabowo
Koordinator Demonstrasi Boikot Ruben Onsu Minta Maaf, Akui Mobilisasi Massa Berbayar
Update ISPU KLH: Kategori Nol Berbahaya, Puluhan Daerah Masih Tidak Sehat
Virus! 5 Harimau Sumatera Tercatat Minum dari Wadah di Way Kambas
Prabowo Mendadak Panggil Bahlil di Tengah Rumor Terlibat Penyadapan
Meningkatkan! Inilah Daftar Terbaru 83 Saham HSC
Berpacu Waktu Selamatkan Korban Gempa, Kepala Basarnas Inisiasi Penguatan Tim USAR
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:05 WIB

Urus Prabowo Subianto, Buruh KSPI Ucapkan Ikrar di Monas

Sabtu, 7 November 2026 - 17:45 WIB

Viral WNI Minta PM Italia Giorgia Meloni Sampaikan Pesan Hutan dan Kehutanan kepada Presiden Prabowo

Sabtu, 7 November 2026 - 17:25 WIB

Koordinator Demonstrasi Boikot Ruben Onsu Minta Maaf, Akui Mobilisasi Massa Berbayar

Sabtu, 7 November 2026 - 17:05 WIB

Update ISPU KLH: Kategori Nol Berbahaya, Puluhan Daerah Masih Tidak Sehat

Sabtu, 7 November 2026 - 16:45 WIB

Virus! 5 Harimau Sumatera Tercatat Minum dari Wadah di Way Kambas

Berita Terbaru

Headline

Urus Prabowo Subianto, Buruh KSPI Ucapkan Ikrar di Monas

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:05 WIB