Pengamanan ini disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib, mulai dari pergerakan suporter, akses masuk ke dalam stadion, hingga pengendalian lalu lintas di sekitar kawasan SUGBK.
Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar menegaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mematangkan penempatan personel, arus mobilitas pendukung, rekayasa lalu lintas, dan skenario kontinjensi.
“TFG ini untuk memastikan penempatan personel dan pola pelaksanaan di lapangan dapat dipahami oleh seluruh elemen. Hasilnya juga harus disampaikan kepada petugas kontrol dan personel terkait agar pelaksanaan terarah dan terkoordinasi,” kata La Ode saat memimpin pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG), Senin (5/10/2026).
Rangkaian pertandingan di SUGBK diawali dengan perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam pada pukul 16.00 WIB. Berikutnya laga final mempertemukan Indonesia dan Thailand pada pukul 20.00 WIB.
Personil gabungan ditempatkan di sejumlah titik vital, antara lain jalur perjalanan, akses masuk stadion, area tribun, area dalam GBK, area berkumpulnya suporter, dan jalan sekitar Senayan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menghimbau kepada suporter kedua tim dan masyarakat untuk saling bahu membahu menjaga kondusifitas sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung.
“Berikan dukungan dengan tertib dan sportif. Ikuti pemeriksaan dan arahan petugas serta hindari membawa barang terlarang,” kata Budi.
Ia menambahkan, pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan SUGBK dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Masyarakat yang akan melewati kawasan ini diimbau mengantisipasi potensi kemacetan dengan menyesuaikan waktu dan rute perjalanan. (**)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














