Kepala BGN Aktivasi 480 SPPG di Indonesia Timur, Maluku Termasuk Target Perluasan MBG

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Takalar – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengaktifkan 480 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serentak di Indonesia Timur pada Jumat, 2 Oktober 2026. Aktivasi ini mencakup 116 kabupaten/kota di 16 provinsi, antara lain Maluku, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah provinsi di Sulawesi.

Kepala BGN Sudaryono meresmikan aktivasi serentak di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Hal ini merupakan bagian dari perluasan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi.

Dari 480 SPPG yang diaktifkan, 211 merupakan SPPG mitra mandiri dan 269 lainnya berada di daerah terpencil. Penyaluran ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan gizi ke wilayah yang sebelumnya menghadapi tantangan geografis dan akses terhadap layanan.

Kepala BGN Sudaryono aktifkan 480 SPPG di Indonesia Timur melalui zoom – foto AL/RRI

Enam belas provinsi yang masuk tahap aktivasi antara lain Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Dapur-dapur ini kemudian memasuki tahap persiapan teknis dan pelatihan penjamah makanan.

BGN memperkirakan SPPG belum bisa langsung beroperasi penuh setelah diaktifkan pada 2 Oktober. Dapur diproyeksikan mulai mendistribusikan makanan secara penuh sekitar tiga hingga empat minggu setelah aktivasi, setelah pelatihan dilakukan peningkatan kesiapan dapur dan pendataan penerima manfaat.

Sudaryono menegaskan, proses aktivasi dilakukan berdasarkan sistem dan database internal BGN, bukan atas permintaan atau intervensi pihak eksternal. Ia mengingatkan masyarakat dan pengelola SPPG untuk mewaspadai pihak-pihak yang mengaku bisa membantu proses aktivasi dengan meminta sejumlah uang.

Menurut Sudaryono, perluasan SPPG harus dibarengi dengan kesiapan pelayanan agar manfaat MBG benar-benar sampai ke masyarakat di Indonesia Timur. Pemerintah daerah juga diharapkan mendukung pengawasan agar pelaksanaan program di daerah terpencil tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan BGN.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Mendagri Lepas 125 Truk untuk Sukseskan Program Atap Atap Presiden Prabowo
Sempat Dipenjara 10 Bulan di Era Jokowi, Kini Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI: Okezone News
Pencarian KM Virgo hari ke-20, 55 korban masih hilang dan 80 ditemukan meninggal
Basarnas Update Data KM Virgo Angkut 8 Korban, Masih Dicari 55 Orang
Inilah daftar lengkap 26 anggota Wantimpres pilihan Presiden Prabowo
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Bantah Informasi Petugas Kehutanan dan Kehutanan Belum Terima Honorer
Potret terbaru Shandy Aulia dengan rambut pendek disebut-sebut semakin memukau
Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Politisi Golkar Jatim Soroti Tantangan Industrialisasi Nasional
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Mendagri Lepas 125 Truk untuk Sukseskan Program Atap Atap Presiden Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Sempat Dipenjara 10 Bulan di Era Jokowi, Kini Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI: Okezone News

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pencarian KM Virgo hari ke-20, 55 korban masih hilang dan 80 ditemukan meninggal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Basarnas Update Data KM Virgo Angkut 8 Korban, Masih Dicari 55 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Inilah daftar lengkap 26 anggota Wantimpres pilihan Presiden Prabowo

Berita Terbaru