Payakumbuh — Sebanyak 85 warga rentan di Payakumbuh mendapat paket pangan untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok yang membutuhkan.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan Bantuan Permakanan Triwulan III periode Juli-September 2026 di Kantor Dinas Sosial Payakumbuh, Selasa (29/09/2026). Program tersebut merupakan bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial.
Dari 85 penerima manfaat yang telah diverifikasi, sebanyak 51 orang merupakan penyandang disabilitas telantar, 27 lansia telantar, dan tujuh anak telantar. Program juga menyasar gelandangan dan pengemis di luar panti sosial.
“Bantuan ini adalah wujud kehadiran negara bagi penyandang disabilitas telantar, lanjut usia telantar, anak telantar, serta gelandangan dan pengemis. Negara tidak boleh absen dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan,” kata Zulmaeta.
Setiap penerima memperoleh paket pangan untuk tiga bulan berupa 15 kilogram beras, tiga tray telur, tiga kilogram gula, tiga liter minyak goreng, tiga kotak susu, tiga kaleng sarden, dan tiga kilogram kacang hijau.
Zulmaeta mengapresiasi jajaran Dinas Sosial yang telah memvalidasi data dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Saya mengapresiasi kerja keras Kepala Dinas Sosial beserta seluruh jajaran yang telah memastikan penyaluran bantuan ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia meminta penyaluran bantuan dilakukan transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan tepat waktu agar manfaatnya langsung dirasakan penerima.
“Saya berpesan agar bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak, disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu,” katanya.
Menurut Zulmaeta, bantuan permakanan merupakan intervensi jangka pendek sehingga harus diikuti program pemberdayaan agar penerima manfaat secara bertahap mampu mandiri.
“Ke depan, para penerima manfaat harus kita dorong menuju kemandirian melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga tidak selamanya bergantung pada bantuan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga sosial, dan masyarakat memperkuat sinergi dalam menangani persoalan sosial di Payakumbuh.
“Penanganan masalah sosial tidak dapat dilakukan sendiri oleh Dinas Sosial. Saya mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk bersinergi menangani permasalahan sosial di Kota Payakumbuh,” katanya.
Kepada penerima manfaat, Zulmaeta meminta bantuan digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kesehatan.
“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan gizi keluarga. Jaga kesehatan dan kebersihan, serta tetap semangat dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Dinas Sosial Payakumbuh














