Gelar Gerakan Vaksinasi, Pemko Payakumbuh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh menggelar kegiatan Gerakan Vaksinasi Bersama Mitra yang dilaksanakan di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Selasa (15/07/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program imunisasi nasional, terutama dalam rangka menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Agustus mendatang.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, menegaskan pentingnya imunisasi sebagai bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti efektif dalam mencegah penyakit menular, mencegah kecacatan, serta menyelamatkan nyawa.

“Saya memahami betul bahwa imunisasi adalah bentuk ikhtiar yang paling efisien untuk melindungi generasi muda. Namun tanggung jawab saya bukan hanya memahami pentingnya itu, tetapi memastikan bahwa setiap anak kita tumbuh sehat dan terlindungi,” kata Wawako Elzadaswarman.

Ia menekankan bahwa imunisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan semata, melainkan merupakan gerakan kolektif yang melibatkan semua unsur masyarakat.

“Imunisasi adalah gerakan bersama. Pemerintah daerah, sektor pendidikan, tokoh masyarakat, media, dunia usaha, dan tentu orang tua. Semuanya harus mengambil peran,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman juga menyerukan keterlibatan aktif komite sekolah sebagai jembatan komunikasi antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah.

Ia meminta agar komite sekolah tidak hanya mendukung, tetapi ikut mensosialisasikan pentingnya imunisasi serta memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam program tersebut.

Pemko Payakumbuh, katanya, akan segera menerbitkan kebijakan daerah yang memperkuat dukungan terhadap program imunisasi.

Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya peran Kementerian Agama dan para penyuluh agama dalam mendukung program ini.

“Penyuluh agama memiliki kedekatan emosional dan kepercayaan dari masyarakat. Kami mengajak mereka menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat bahwa imunisasi adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual untuk menjaga amanah berupa anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Maizon Satria, menyampaikan bahwa pada semester I tahun 2025, cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Payakumbuh masih belum memenuhi target nasional.

Hal ini menurutnya menjadi perhatian serius mengingat tingginya risiko penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata dan komitmen bersama untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Kami akan memfasilitasi komitmen tertulis antar mitra sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam perlindungan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan dalam upaya ini adalah pendekatan pentahelix, yang melibatkan lima elemen utama yakni pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), media, komunitas, serta sektor pendidikan dan dunia usaha.

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana kegiatan Juli Juwita, menjelaskan bahwa rendahnya cakupan imunisasi pada bayi, balita, dan anak usia sekolah menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini.

Selain itu, munculnya isu halal-haram serta masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya imunisasi menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semua pihak yang hadir bisa menyatukan langkah untuk memastikan anak-anak Payakumbuh terlindungi dan sehat,” ucapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan OPD, komite sekolah, penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan sektor swasta dan organisasi masyarakat. (Red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Di Tengah Aksi, Wanita Polres Sukoharjo Bagikan Permen dan Air Mineral
Cegah Korupsi, KPK Tugaskan 2 Anggota Awasi Tata Kelola BGN dan Program MBG
Viral Pemecatan Kapolda Jateng Irjen Roy Usai Penggerebekan di Pesantren, Ini Faktanya
Gubernur NTB menegaskan, Sekda Lombok Barat akan membangun birokrasi berbasis sistem
Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo-Tifa, Polisi Siapkan Pengamanan
Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyadapan Ilegal Secara Transparan /uta.co.id
Babinsa Kawal Ribuan Porsi MBG untuk Pelajar dan Warga Kalianget-Talango
Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Mengindikasikan Makar — Batam Hari Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Di Tengah Aksi, Wanita Polres Sukoharjo Bagikan Permen dan Air Mineral

Rabu, 4 November 2026 - 23:45 WIB

Cegah Korupsi, KPK Tugaskan 2 Anggota Awasi Tata Kelola BGN dan Program MBG

Rabu, 4 November 2026 - 23:25 WIB

Viral Pemecatan Kapolda Jateng Irjen Roy Usai Penggerebekan di Pesantren, Ini Faktanya

Rabu, 4 November 2026 - 23:05 WIB

Gubernur NTB menegaskan, Sekda Lombok Barat akan membangun birokrasi berbasis sistem

Rabu, 4 November 2026 - 22:45 WIB

Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo-Tifa, Polisi Siapkan Pengamanan

Berita Terbaru