Limapuluh Kota, Rubrikpos — Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, S.H., M.M., meninjau langsung lokasi bencana longsor yang melanda Koto Tinggi, Nagari Aia Angek, serta Nagari Baruah Gunuang di Kecamatan Gunuang Omeh, Jumat (29/11/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus mendengarkan langsung keluhan warga terdampak.
Wabup Resha datang bersama rombongan Forkopimda, termasuk Ketua DPRD, Dandim 0306, perwakilan Kapolres, Kadis PU, Kadis Perikanan, Kasat Pol PP, Kepala BPBD, Kadis Pertanian, Ketua Baznas, Camat Gunuang Omeh, para wali nagari, dan unsur terkait lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Wabup dan jajaran OPD lebih dulu menyempatkan diri memasak di dapur umum Kantor Camat Gunuang Omeh, Koto Tinggi. Masakan yang disiapkan bersama relawan itu kemudian dibawa langsung ke posko Jorong Aia Angek untuk para pengungsi.
Melalui Baznas Limapuluh Kota, Wabup turut menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mi instan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama berada di posko pengungsian.
Dalam dialog dengan pemerintah daerah, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, seperti keringanan token listrik, pakaian bagi ibu hamil, perlengkapan anak-anak dan balita, serta suplai air bersih. Putusnya sejumlah jaringan Pamsimas menyebabkan pasokan air terhenti, sementara sekitar 80 KK masih bertahan di lokasi pengungsian.
Usai dari Koto Tinggi, rombongan melanjutkan peninjauan ke Nagari Baruah Gunuang. Akses jalan yang lumpuh total membuat perjalanan hanya dapat ditempuh dengan motor trail. Pada beberapa titik, kendaraan bahkan harus diangkat secara manual untuk melewati jalur yang terputus. Sejumlah jorong terdampak, termasuk Jorong Banda Raik di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan.
Wabup Resha menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan darurat, memulihkan akses jalan, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
“Kami akan bekerja maksimal agar akses segera terbuka dan kebutuhan masyarakat bisa kita penuhi dengan cepat,” ujarnya. (Ady)















Komentar