Jamin Keamanan Pangan, Payakumbuh Perketat Standar Higiene-Sanitasi di 14 SPPG

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan makanan bergizi yang aman, Pemko Payakumbuh memperkuat standar higiene dan sanitasi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini dipandang sebagai fondasi penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar memenuhi prinsip keamanan pangan bagi puluhan ribu penerima manfaat.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyatakan keseriusannya saat menerima kunjungan Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Jumat (14/11/2025).

Kunjungan dua lembaga tersebut dinilai memberi dukungan teknis sekaligus memperkuat implementasi Aksi Nyata Laik Higiene Sanitasi (LHS) di lapangan.

“Melalui aksi ini, kita tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya higiene dan sanitasi, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menegaskan bahwa LHS bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen penting dalam memastikan seluruh makanan yang disajikan SPPG aman, bebas kontaminasi, dan memenuhi standar kebersihan.

Menurutnya, aspek keamanan pangan tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Penguatan standar ini juga disebut sebagai bagian dari intervensi spesifik pemerintah untuk mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

Hingga saat ini terdapat 14 SPPG beroperasi di Kota Payakumbuh yang melayani 44.347 jiwa.

Dua di antaranya telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yakni: Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah, Kelurahan Koto Baru dan Yayasan Nurul Huda, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan.

Sebanyak 12 SPPG lainnya sedang dalam proses penilaian untuk memperoleh sertifikat yang sama.

Zulmaeta menegaskan bahwa sertifikat tersebut tidak boleh dimaknai hanya sebagai dokumen, tetapi harus diterapkan sepenuhnya dalam penyelenggaraan layanan harian SPPG.

Selain menyoroti higiene dan keamanan pangan, Pemko Payakumbuh juga memperhatikan pengelolaan limbah dari kegiatan SPPG.

Saat ini, limbah makanan telah diolah menjadi pakan ternak, makanan magot, serta pupuk organik yang dimanfaatkan Dasawisma di sekitar lokasi SPPG.

Sementara minyak jelantah disalurkan kepada pengepul untuk didaur ulang kembali.

“Alhamdulillah, Program MBG di Payakumbuh memberi dampak positif, mulai dari meningkatnya gizi dan ekonomi masyarakat hingga kehadiran, konsentrasi, serta prestasi belajar siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan MBG tidak terlepas dari peran aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang secara rutin melakukan pembinaan dan monitoring ke seluruh SPPG.

Kolaborasi lintas sektor disebut menjadi kunci agar program ini berjalan berkelanjutan dan semakin berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Nofriwandi, kepala OPD terkait, Ketua AKKOPSI dan HAKLI, Wakil Regional BGN Sumatera Barat, Koordinator Wilayah BGN Payakumbuh, serta para Ketua Yayasan dan Kepala SPPG di Kota Payakumbuh. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Jalan terjal Anies menuju Pilpres 2029
Demo GENAP Tolak LGBT, Desak DPRD Buat Perda Cegah Penyimpangan Seksual
Anies ke Makassar, Gerakan Rakyat Sulsel Perkuat Konsolidasi 2029
Ditlantas Polda Sultra Pantau Lalu Lintas Kendari Lewat Update Lalu Lintas RRI
Prakiraan terbaru mengenai curah hujan di Vietnam Tengah dan Selatan.
Ringkasan Update AI China: DeepSeek Pasang 160.000 Chip Huawei, Biren Cari Dana Rp 16 Triliun, Kepala Mata-Mata Peringatkan Risiko AI
Kunjungi Makassar, Anies Minta Gerakan Rakyat Perluas Aksi Sosial
Kemendikbud Sebut EduFest Situbondo Salah Satu yang Terbaik di Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:51 WIB

Jalan terjal Anies menuju Pilpres 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 22:34 WIB

Demo GENAP Tolak LGBT, Desak DPRD Buat Perda Cegah Penyimpangan Seksual

Sabtu, 19 September 2026 - 22:17 WIB

Anies ke Makassar, Gerakan Rakyat Sulsel Perkuat Konsolidasi 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 21:51 WIB

Ditlantas Polda Sultra Pantau Lalu Lintas Kendari Lewat Update Lalu Lintas RRI

Sabtu, 19 September 2026 - 21:34 WIB

Prakiraan terbaru mengenai curah hujan di Vietnam Tengah dan Selatan.

Berita Terbaru

Headline

Jalan terjal Anies menuju Pilpres 2029

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:51 WIB