Viral Penyanyi Nyanyi Saat Peresmian Masjid di Jateng, MUI: Terlambat!

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

– Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas penampilan penyanyi pada acara peresmian Masjid Darul Falah, Desa Senden Jambon, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (22/10/2025).

Ketua Pusat Dakwah dan Peningkatan Akhlak (PD PAB) MUI, KH Masyhuril Khamis menilai tindakan tersebut merugikan kesucian tempat ibadah serta tidak sejalan dengan moral dan nilai suci dalam Islam.

“Kami sangat prihatin dan kecewa dengan kejadian ini,” kata KH Masyhuril Khamis di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, masjid memiliki kehormatan dan kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan yang ada di dalamnya harus mencerminkan moral, ketenangan, dan rasa hormat terhadap rumah Tuhan.

“Tidak ada urgensi mendatangkan pengamen pada peresmian masjid. Ini kegiatan keagamaan yang sakral dan harus dijaga kesuciannya,” tegasnya.

MUI Minta Penyidikan dan Pengawasan Lebih Ketat

Kiai Masyhuril juga meminta masyarakat dan penyelenggara kegiatan keagamaan lebih selektif dan memahami batasan antara hiburan dan ibadah.

“Masyarakat harus kritis terhadap hal-hal yang membingungkan mana yang pantas dan tidak pantas, antara hiburan dan nilai kebenaran,” ujarnya.

Ia berharap kejadian di Temanggung tidak terjadi dengan sengaja. Namun jika terbukti dilakukan dengan sengaja, MUI menilai hal tersebut merupakan tindakan yang tidak menghormati nilai-nilai agama.

“Persoalan akhlak dan tata krama terhadap tempat ibadah menjadi perhatian kita. Mudah-mudahan tidak disengaja, karena jika disengaja tentu akan menambah permasalahan baru,” tegasnya.

MUI, lanjutnya, akan mempertimbangkan untuk mengusut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap lebih lanjut kronologis kejadian tersebut.

“Sudah saatnya MUI melakukan penyelidikan dan berkoordinasi untuk mengungkap kejadian ini,” tambah Ketua Umum PB Al-Jam’iyatul Washliyah ini.

MUI menegaskan, masjid adalah pusat ibadah dan bimbingan umat, bukan tempat hiburan atau pertunjukan yang berpotensi mengaburkan nilai-nilai spiritual.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

EKSKLUSIF! Terbaru, KRI Gusti Ngurah Rai kembali mengevakuasi jenazah korban KM Virgo di Laut Jawa
Terbaru! Keluarga KM Virgo menuntut ganti rugi, mencari 129 korban dan menyangkal kekhawatiran
(LENGKAP) Debat Panas! Kubu Roy Vs Jokowi Soal Ijazah, Berani Tunjukkan di Pengadilan?
Anak Asli Makimi Bantah Narasi “Rakyat Lapar” Saat Demo di DPRK Nabire | Papuapos Nabire
Wapres Gibran Update Kabar Korban Keracunan MBG Febiona dan Agnesia
Terbaru! TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban Kapal Virgo, Ketiganya Ditemukan dalam Satu Ruangan
Perkembangan terkini mengenai hujan lebat di Vietnam Tengah: Ketinggian air sungai sangat tinggi.
Dari Komunitas Praktek hingga Pembinaan Pemuda, Ini Inisiatif Pelayanan Terbaru BDK Yogyakarta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:17 WIB

EKSKLUSIF! Terbaru, KRI Gusti Ngurah Rai kembali mengevakuasi jenazah korban KM Virgo di Laut Jawa

Jumat, 18 September 2026 - 20:51 WIB

Terbaru! Keluarga KM Virgo menuntut ganti rugi, mencari 129 korban dan menyangkal kekhawatiran

Jumat, 18 September 2026 - 20:34 WIB

(LENGKAP) Debat Panas! Kubu Roy Vs Jokowi Soal Ijazah, Berani Tunjukkan di Pengadilan?

Jumat, 18 September 2026 - 20:17 WIB

Anak Asli Makimi Bantah Narasi “Rakyat Lapar” Saat Demo di DPRK Nabire | Papuapos Nabire

Jumat, 18 September 2026 - 19:51 WIB

Wapres Gibran Update Kabar Korban Keracunan MBG Febiona dan Agnesia

Berita Terbaru