TNI Pastikan Keamanan Intan Jaya Pasca Kontak Senjata dengan OPM

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan kondusifitas khususnya keamanan masyarakat di enam Desa Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah, paska kontak senjata yang menewaskan 18 orang anggota kelompok sparatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Insya Allah wilayah khususnya masyarakat di Desa Bambu Kuning, Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba di Distrik Sugapa Papua Tengah, aman,” kata Bambang kepada wartawan, Kamis, (15/5/2025).

Bambang menyebut insiden yang menewaskan 18 Anggota OPM, bermula ketika Pasukan TNI pada Rabu pagi, 14 Mei 2025, masuk ke Desa Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba, untuk melakukan misi damai berupa pelayanan serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

TNI juga mensosialisasikan rencana pembangunan jalan ke Hitadipa agar tersambung dengan desa-desa lainnya, untuk mempercepat tumbuh kembang sosial ekomomi masyarakat di Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah.

“Kami bersyukur, masyarakat tidak terpengaruh fitnah yang disebar OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker, yang menyebut kedatangan TNI dapat mengancam nyawa masyarakat,” ujar Bambang.

Karena gagal memprovokasi dan memanipulasi masyarakat, OPM menjadikan warga sebagai tameng hidup saat berhadapan dengan TNI.

Bambang memastikan tidak ada satupun masyarakat yang menjadi korban dalam upaya pemulihan kondusifitas wilayah di Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah, yang dilakukan TNI dengan profesional, terukur dan menjunjung tinggi HAM.

“Dari tangan OPM, kita amankan satu senjata organik AK-47 dan sepucuk senjata rakitan, puluhan butir munisi berbagai kaliber, busur dan anak panah, Bendera Bintang Kejora serta alat komunikasi,” ungkap Bambang.

Bambang menuturkan bahwasanya upaya menghadirkan kembali rasa aman bagi masyarakat dan memastikan bahwa proses pembangunan serta pelayanan publik dapat berjalan tanpa gangguan, adalah tujuan utama TNI hadir ditengah masyarakat Papua.

TNI terus berkomitmen untuk hadir sebagai pelindung masyarakat dan mitra pembangunan di tanah Papua. Upaya penindakan ini bukan sekadar aspek keamanan, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap hak-hak dasar warga untuk hidup damai dan sejahtera di tanah kelahirannya.

Sementara itu, Kepala Suku Desa Sugapa Lama, Melianus Wandegau, memastikan upaya fitnah dan memanipulasi kehadiran TNI sebagai ancaman, tidak sedikitpun di gubris oleh masyarakat.

Melianus menyebut masyarakat sudah muak dengan berbagai teror khususnya aksi kekerasan terhadap warga sipil, termasuk pembakaran rumah, penyanderaan guru dan tenaga kesehatan, serta penyerangan terhadap fasilitas umum termasuk pembangunan jalan, yang dilakukan OPM.

Bahkan, dalam beberapa kejadian, kelompok sparatis ini sering kali melibatkan warga sipil dan anak-anak untuk kepentingan operasional mereka.

“Kami dijanjikan kesejahteraan oleh mereka (OPM), namun kenyataannya kami hanya dijadikan alat dan pelindung dari serangan. Warga dijadikan tameng untuk melawan TNI,” pungkas Melianus Wandegau, Kamis (15/5).

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Korpri Payakumbuh Lepas 17 ASN ke Tanah Suci Mekah
ASN TNI AD Harus Menjadi Pilar Profesionalisme dan Pengabdian
Sesuatu yang Aneh Sedang Terjadi pada Medan Magnet Bumi
Pumpkin Patch Playdate di Mall of Indonesia: Seru-Seruan Main ala Halloween
JackOne Band BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Band Competition 2025
DWP Payakumbuh Dorong Perempuan Jadi Versi Terbaik di Era Digital
Subuh Mencekam, Pasar Payakumbuh Blok Barat Terbakar Hebat
Fraksi KIR DPRD Payakumbuh Soroti Optimalisasi PAD dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:22 WIB

Korpri Payakumbuh Lepas 17 ASN ke Tanah Suci Mekah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:57 WIB

ASN TNI AD Harus Menjadi Pilar Profesionalisme dan Pengabdian

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:57 WIB

Sesuatu yang Aneh Sedang Terjadi pada Medan Magnet Bumi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:43 WIB

Pumpkin Patch Playdate di Mall of Indonesia: Seru-Seruan Main ala Halloween

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:28 WIB

JackOne Band BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Band Competition 2025

Berita Terbaru

Headline

Daftar Kode Redeem Heartopia Terbaru 18 Juli 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 04:17 WIB