Luar Biasa! 9 Tahun Komitmen LindungiHutan Bersama Komunitas Penjaga Alam

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun ini menandai sembilan tahun perjalanan LindungiHutan dalam menggandeng masyarakat pesisir Tambakrejo, Kota Semarang, untuk mewujudkan upaya penghijauan berkelanjutan.

Sejak 2016, warga lokal bersama LindungiHutan telah menunjukkan bahwa kolaborasi jangka panjang mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan.

Pak Juraimi atau akrab disapa Pak Ju, Ketua KPL Camar yang telah memimpin komunitas sejak 2013, mengisahkan bahwa keterlibatan warga dalam program LindungiHutan bermula dari keresahan akan abrasi dan erosi yang terus menggerus wilayah pesisir.

“Sebagai putra daerah, saya merasa amanah untuk menjaga kampung halaman. Alhamdulillah, sejak LindungiHutan hadir, kami bisa bersama-sama menanam mangrove dan mengembalikan wilayah kami dari ancaman abrasi,” ujarnya.

Program konservasi yang dijalankan tidak hanya sebatas penanaman pohon. Masyarakat juga diberikan pemahaman menyeluruh tentang manfaat mangrove, mulai dari fungsi ekologis hingga potensi ekonomi.

“Mangrove itu bukan hanya menahan abrasi. Daunnya bisa dijadikan keripik, batangnya bisa jadi pewarna batik. Bahkan, akar-akarnya mendukung pemijahan ikan, yang tentu sangat membantu nelayan,” tambah Pak Ju.

Dengan pendekatan strategis seperti konsep “segitiga penanaman”, program ini tidak hanya memulihkan lingkungan tapi juga menggerakkan roda ekonomi.

Para bapak mendapatkan tambahan penghasilan melalui kegiatan penanaman, sementara para ibu memanfaatkan hasil mangrove untuk produk olahan. Pendekatan ini telah menciptakan ekosistem pemberdayaan yang holistik dan berkelanjutan.

Sembilan tahun program berjalan, perubahan sudah mulai dirasakan. Udara yang dulunya panas dan ekstrem kini lebih sejuk, dan intensitas air pasang mulai berkurang. Meski belum sepenuhnya pulih, sekitar 75% perubahan positif telah dirasakan masyarakat.

“Sekarang air pasang tidak seagresif dulu. Lingkungan kami lebih hijau, lebih nyaman. Kami merasa lebih terlindungi,” ujar Pak Ju.

Salah satu kekuatan LindungiHutan, menurut Pak Ju, adalah kemampuannya untuk menjalin kolaborasi tanpa membeda-bedakan.

“Semua diperlakukan setara. Dari awal hingga akhir, kontribusi LindungiHutan bisa dibilang 90% dari proses pendampingan. Ini berbeda dengan banyak program lain yang kadang hanya datang sebentar,” ungkapnya.

Pak Ju berharap, pendekatan kolaboratif dan berbasis masyarakat ini bisa ditularkan ke wilayah lain. “Semoga LindungiHutan bisa hadir di tempat-tempat lain yang lebih membutuhkan. Kami sudah merasakan manfaatnya, semoga bisa menjadi contoh untuk kampung-kampung lain agar lebih peduli lingkungan,” tutupnya.

About LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 34 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru