Emas Naik Setelah Penurunan Mingguan, Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas mencatatkan kenaikan pada hari Senin, setelah sebelumnya mengalami tekanan yang cukup signifikan selama dua pekan berturut-turut. Penurunan harga tersebut menjadi penurunan mingguan pertama yang tercatat sepanjang tahun ini, menandai perubahan tren yang cukup mencolok dalam pasar logam mulia. Kenaikan harga pada awal pekan ini menunjukkan adanya sinyal pemulihan, yang sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap sejumlah ketidakpastian global.

Para pelaku pasar mulai meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian dalam perdagangan internasional serta kondisi ekonomi Amerika Serikat yang belum sepenuhnya stabil. Situasi ini mendorong investor untuk mencari perlindungan terhadap potensi gejolak ekonomi dan pasar yang bisa muncul sewaktu-waktu. Emas, yang secara historis dianggap sebagai aset pelindung nilai, kembali diminati sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi risiko global.

Selain itu, perhatian utama investor saat ini tertuju pada keputusan suku bunga yang akan diumumkan oleh Federal Reserve pada pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 hingga 7 Mei 2025. Spekulasi mengenai arah kebijakan moneter AS turut memengaruhi pergerakan harga emas. Jika The Fed memberikan sinyal penundaan kenaikan suku bunga atau bahkan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, maka harga emas berpotensi terus menguat.

Dengan kondisi pasar yang penuh ketidakpastian dan menjelang pengumuman kebijakan penting dari bank sentral AS, para investor cenderung mengambil sikap hati-hati. Mereka menyesuaikan portofolio investasi dengan menambahkan emas sebagai salah satu instrumen yang dapat memberikan stabilitas nilai. Oleh karena itu, lonjakan harga emas di awal pekan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap kombinasi faktor ekonomi makro dan geopolitik yang memengaruhi sentimen secara keseluruhan.

Harga emas di pasar spot mengalami kenaikan yang signifikan pada hari terakhir perdagangan, dengan lonjakan sebesar 2,2% hingga mencapai level USD $3.311,88 per ons. Kenaikan tajam ini tidak terjadi tanpa alasan, melainkan didorong oleh berbagai faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan pasar global. Salah satu pendorong utama kenaikan harga emas tersebut adalah pelemahan indeks dolar Bloomberg, yang turun sebesar 0,4%. Dolar yang melemah cenderung membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan dan mendongkrak harganya.

Kondisi ini juga diperkuat oleh ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya mengenai suku bunga acuan. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve akan tetap mempertahankan suku bunga pada level stabil, setidaknya dalam jangka pendek. Harapan ini menjadi faktor penting yang menopang sentimen positif terhadap emas, mengingat suku bunga yang rendah cenderung mengurangi opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.

Di sisi lain, tekanan politik turut mewarnai dinamika kebijakan moneter, terutama dengan adanya dorongan dari Presiden Donald Trump agar The Fed menurunkan suku bunga. Meskipun tekanan tersebut belum menghasilkan perubahan kebijakan secara nyata, ketegangan antara pemerintah dan bank sentral memberi nuansa ketidakpastian yang makin memicu minat investor terhadap aset-aset aman. Dalam konteks ini, emas kembali menjadi pilihan utama karena sifatnya yang tahan terhadap fluktuasi ekonomi dan politik.

Dengan kombinasi antara pelemahan dolar AS, ekspektasi stabilnya suku bunga, dan dinamika politik dalam negeri AS, pasar emas mendapatkan dorongan kuat untuk naik. Investor global semakin waspada terhadap kemungkinan volatilitas di pasar keuangan, dan emas dilihat sebagai sarana lindung nilai yang efektif. Oleh karena itu, kenaikan harga emas kali ini mencerminkan bukan hanya pergerakan teknikal, tetapi juga respons terhadap faktor makroekonomi dan geopolitik yang berkembang.

Tak hanya emas yang mencatatkan penguatan harga, sejumlah logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium juga menunjukkan tren kenaikan. Kenaikan harga pada komoditas-komoditas ini terjadi di tengah meningkatnya minat investor terhadap aset-aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pergerakan positif ini mencerminkan optimisme pasar terhadap daya tarik logam mulia sebagai instrumen lindung nilai terhadap potensi gejolak ekonomi maupun tekanan inflasi global.

Saat ini, perhatian para pelaku pasar sebagian besar terfokus pada sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk laporan ketenagakerjaan terbaru yang menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan. Data tenaga kerja yang solid biasanya memberi sinyal bahwa perekonomian sedang berada dalam kondisi sehat, namun juga bisa memicu spekulasi bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk kembali mengetatkan kebijakan moneternya. Oleh karena itu, laporan ketenagakerjaan ini menjadi indikator penting dalam menilai kemungkinan perubahan suku bunga, yang pada gilirannya turut memengaruhi harga logam mulia di pasar global.

Emas digital bisa kamu pantau dan temukan melalui aplikasi Nanovest,  selain itu Saham Amerika Serikat, dan Aset Kripto saat ini bisa kamu cek disana. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Daftar Kode Redeem Heartopia Terbaru 18 Juli 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 04:17 WIB