CSR Berkembang, Corporatree LindungiHutan Tarik Minat 590 Perusahaan Peduli Lingkungan

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya kolaboratif antara pelaku usaha dan organisasi lingkungan semakin mendapat tempat dalam strategi keberlanjutan. Program Corporatree besutan LindungiHutan kini menjangkau lebih banyak mitra brand yang menggabungkan aksi tanam pohon ke dalam produk atau layanan mereka. Model ini membuka jalan baru bagi perusahaan untuk tidak hanya membangun merek yang bertanggung jawab, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap pemulihan ekosistem.

Melalui Corporatree, LindungiHutan telah bekerja sama dengan lebih dari 590 perusahaan untuk menanam hampir satu juta pohon di berbagai lokasi rawan abrasi, seperti pesisir utara Jawa. Salah satu area yang menjadi prioritas adalah pesisir Semarang, tempat abrasi yang telah kehilangan garis pantai hingga 4,8 kilometer dalam dua dekade terakhir (Bappenas, 2022). Penanaman pohon, terutama mangrove Rhizophora, disebut menjadi intervensi berbasis alam yang efektif untuk memitigasi dampak tersebut.

“Corporatree bukan semata program tanam pohon, melainkan cara baru perusahaan membangun koneksi emosional dengan konsumennya, melalui kontribusi yang bisa dilihat, diukur, dan dirasakan dampaknya,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan. Ia menambahkan bahwa bentuk kolaborasi ini memberi ruang bagi dunia usaha untuk terlibat dalam solusi iklim secara langsung, bukan hanya simbolik.

Program ini juga membawa nilai tambah bagi masyarakat lokal. Penanaman yang dilakukan bersama petani mitra telah mendorong peningkatan pendapatan hingga 20% lebih dalam beberapa kampanye terakhir. Selain aspek sosial, laporan dampak menunjukkan bahwa satu pohon mangrove dewasa dapat menyerap hingga 2.700 kg CO₂e per tahun. Total karbon yang terserap dari kolaborasi berbagai perusahaan melalui Corporatree kini telah mencapai lebih dari 17.000 kg CO₂e.

Menurut Aminul Ichsan, Kepala Yayasan LindungiHutan, salah satu kekuatan program ini adalah transparansi. “Kami menggunakan sistem digital monitoring, sehingga publik dan mitra bisa memantau pertumbuhan pohon serta perkembangan dampaknya secara real time,” jelasnya.

Kampanye seperti “1 Produk, 1 Pohon” telah terbukti mendorong loyalitas pelanggan dan meningkatkan nilai merek. Menurut survei Nielsen, 73% konsumen global menyatakan bersedia membayar lebih untuk produk dari brand yang peduli lingkungan.

Program ini tidak mengandalkan popularitas merek, tetapi justru mengutamakan keterlibatan yang bermakna. Brand yang tergabung berasal dari berbagai sektor, dari FMCG hingga teknologi, yang masing-masing menjalankan aktivasi berbeda, baik melalui bundling produk, insentif loyalitas, maupun CSR terpadu.

Dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap krisis iklim, inisiatif seperti Corporatree menjadi relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman. Selain menjadi instrumen branding, kolaborasi ini telah membentuk ekosistem aksi lingkungan yang terukur, kolaboratif, dan berbasis dampak nyata.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 34 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru