Sinergi Pemkot Payakumbuh dan BPS Diharapkan Bisa Tingkatkan Kualitas Data

- Redaksi

Minggu, 22 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Payakumbuh – Dalam upaya meningkatkan pemahaman tata kelola data sesuai prinsip Satu Data Indonesia (SDI), Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh menyelenggarakan Workshop Pengembangan Statistik Sektoral di Aula Hotel Mangkuto, Kamis (19/09/2024).

Acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas BPS sebagai pengawas statistik sektoral, yang didasarkan pada Undang-Undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Kepala BPS Kota Payakumbuh, Dessi Febriyanti mengatakan, workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip SDI, terutama dalam hal pengelolaan data yang akurat dan akuntabel.

“BPS bertugas membina statistik sektoral, dan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung sistem statistik nasional dan pembangunan di Payakumbuh,” kata Desi.

Desi menambahkan, ia berharap melalui lokakarya ini, peserta dapat lebih memahami pentingnya standar data, metadata, interoperabilitas, dan kode referensi dalam pengelolaan data.

“Pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip SDI sangat penting agar data yang dihasilkan dapat diakses dan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Desi menyampaikan, BPS juga telah melaksanakan beberapa kegiatan pengembangan statistik sektoral seperti Pengembangan Desa Cinta Statistik di Desa Balai Jariang, roadshow ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Workshop Metadata dan Rekomendasi Statistik pada Maret 2024.

BPS juga terus melakukan Evaluasi Pelaksanaan Statistik Sektoral (PSPS), dan meskipun hasil dua tahun terakhir menunjukkan kategori kurang memuaskan, namun telah terjadi perbaikan yang signifikan sejak awal tahun 2024.

“Kami berharap hasil EPSS yang akan diumumkan pada 26 September 2024 dapat menunjukkan hasil yang lebih baik,” kata Desi.

Desi mengingatkan, setiap data yang dihasilkan harus disertai metadata sesuai dengan Peraturan BPS No. 5 Tahun 2020 yang mewajibkan produsen data melengkapi datanya dengan metadata dalam format standar.

“Kami ingatkan kepada seluruh OPD untuk memperhatikan pentingnya metadata sebagai bagian dari tata kelola data yang baik. Hal ini tidak hanya untuk mendukung proses statistik, tetapi juga untuk memastikan bahwa data tersebut dapat diakses dan dipertanggungjawabkan,” kata Desi.

Desi menyatakan bahwa domain kualitas data masih perlu mendapat perhatian lebih. “Kami fokuskan pembinaan ini pada kualitas data agar pada tahun mendatang nilai EPSS Kota Payakumbuh dapat meningkat,” pungkasnya.

Staf Ahli Wali Kota Payakumbuh, Herlina yang mewakili Plt Wali Kota Suprayitno menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya lokakarya ini. Herlina menekankan pentingnya kerja sama antara BPS dan pemerintah daerah dalam menghasilkan data akurat untuk mendukung pembangunan daerah.

“Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah kualitas data statistik. Dengan data yang akurat dan dapat diandalkan, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk mencapai tujuan pembangunan,” katanya.

Herlina juga menyampaikan, komitmen bersama antara BPS dan OPD sangat penting guna memastikan kelancaran proses pendataan sesuai prosedur dan kaidah yang berlaku.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan BPS dalam mendukung penyelenggaraan statistik di Kota Payakumbuh,” imbuhnya.

Lokakarya ini melibatkan Bappeda, Dinas Kominfo, BPS, dan OPD sebagai penghasil data. Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi statistik dan metadata yang dibutuhkan oleh masing-masing penghasil data.

Fokus pada Kualitas Data Lokakarya juga difokuskan pada peningkatan kualitas data, salah satu dari lima domain EPSS, yaitu Prinsip SDI, Kualitas Data, Proses Bisnis Statistik, Lembaga, dan Sistem Statistik Nasional.

Dengan terjalinnya sinergi antara BPS, pemerintah daerah, dan OPD, diharapkan tata kelola data di Kota Payakumbuh semakin baik, sehingga mendukung pembangunan yang lebih akurat, terpadu, dan berkelanjutan. (bsk)

Penulis : M. Irsyad

Redaktur : Rachel Gucci

Sumber Berita : Humas Pemerintah Kota Payakumbuh



RubrikPos.com Network

Berita Terkait

85 Warga Rentan Payakumbuh Terima Bantuan Permakanan
APBD 2027 Payakumbuh: Belanja Pegawai Ditekan, Belanja Tak Mendesak Dievaluasi
Video Kekerasan Jalanan Viral, Polisi Selidiki Fakta di Balik Rekaman – MIN.CO.ID
Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026
Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia
Soal Manuver Politik Jokowi, Andreas PDIP: KTA Ditampilkan, Tak Ada Ijazah
Lima Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Dievakuasi, Total 179 Orang Ditemukan
Kapolri Pastikan Polri Kawal Musyawarah Muhammadiyah Agar Aman dan Sukses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:39 WIB

85 Warga Rentan Payakumbuh Terima Bantuan Permakanan

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

APBD 2027 Payakumbuh: Belanja Pegawai Ditekan, Belanja Tak Mendesak Dievaluasi

Selasa, 29 September 2026 - 00:17 WIB

Video Kekerasan Jalanan Viral, Polisi Selidiki Fakta di Balik Rekaman – MIN.CO.ID

Senin, 28 September 2026 - 23:51 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026

Senin, 28 September 2026 - 23:34 WIB

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan Bantuan Permakanan Triwulan III kepada warga rentan di Kantor Dinas Sosial Payakumbuh, Selasa (29/9/2026).

Daerah

85 Warga Rentan Payakumbuh Terima Bantuan Permakanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:39 WIB

Headline

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026

Senin, 28 Sep 2026 - 23:51 WIB

Headline

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia

Senin, 28 Sep 2026 - 23:34 WIB