Polres Payakumbuh Tangkap Pelaku Pembakar Pasar Blok Barat, Pria Mabuk Lem

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Rubrikpos — Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan pembakaran Pusat Pasar Blok Barat, Senin (8/12/2025).

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo mengatakan pelaku ditangkap berinisial I (20). Pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Payakumbuh menyebutkan bahwa tersangka I diduga mabuk lem (ngelem) saat peristiwa kebakaran itu. Saat kejadian tersangka mengaku kedinginan, sehingga menyalakan api untuk membuat unggun menghangatkan badan.

” Pada tanggal 19 November lalu kita telah menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan karena adanya dugaan tindak pidana. Untuk tersangka I sebelumnya juga telah beberapa kali kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi. Ia kita tetapkan sebagai tersangka 5 Desember lalu,” ucap Kapolres Payakumbuh, AKBP. Ricky Ricardo didampingi Kasat Reskrim, IPTU. Andrio Surya Putra Siregar, KBO. Satreskrim, IPTU. Duasa, Kasi Humas Polres Payakumbuh, AKP. Rudi Satria serta Kanit 1, IPDA. Defri, Senin (8/12/2025) pagi.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka dan proses persesuaian hasil penyelidikan, kejadian berawal, tersangka pukul 01.00 naik ke lantai dua dengan memanjat dinding dan hisap lem banteng (ngelem).

” Saat kejadian, tersangka I (i) yang beralamat (sesuai KTP) di Padang Data Tanah Mati Kecamatan Payakumbuh Barat dan berdomisili di Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar naik ke ex. gedung Aprilia dengan memanjat dinding pada pukul 01.30 dinihari, setelah mulai berhalusinasi karena lem yang dihisap, ia berjalan mondar-mandir selama satu jam, ia kembali ke ex. Aprilia dan menghisap lem. Sekitar pukul 03.30 Wib karena merasa dingin, tersangka berinisiatif membuat api unggun didekat bangunan Aprilia dengan mengumpulkan plastik bekas lem,”tambahnya.

Namun api yang semula dinyalakan hanya untuk menghangatkan badan, akan tetapi api menyala seperti obor karena dorongan gas dan plastik meleleh kearah dinding.

” Meski mencoba memadamkan api yang membesar dan membakar sekat yang terbuat dari triplek, karena api yang terus membesar, tersangka panik dan mencoba memadamkan api, namun usaha itu tidak berhasil, ia memutuskan pergi meninggalkan api yang menyala terlalu besar,”tambahnya.

Selain tersangka, Polisi juga mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB), diantaranya surat-surat hasil pemeriksaan, mesin DVR berisi video cctv, rekaman cctv, pakaian tersangka serta potongan kayu sisa kebakaran.

” Selain tersangka, kita juga amankan sejumlah barang bukti.”tutupnya.

Atas perbuatannya, tersangka diancam dengan Pasal 187 KUHP, sengaja menimbulkan kebakaran atau pasal 188 KUHP karena kelalaian menimbulkan kebakaran, dengan ancaman 5 tahun.

Polres Payakumbuh memastikan akan mengusut tuntas kasus ini dan meminta masyarakat tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. (Ady)

Berita Terkait

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status
Waspada, ada penipuan. WP diminta untuk memperbarui data Coretax melalui file Apk
Gelombang Demonstrasi Gen Z Mengguncang Eropa, Jerman dan Prancis Perketat Keamanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto

Senin, 2 November 2026 - 13:40 WIB

MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir

Berita Terbaru