Lima Puluh Kota – Tragedi kebakaran yang menyisakan kepiluan kembali terjadi di Jorong Sarilamak, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Rumah semi permanen milik Amrizal (57), seorang petani yang telah lama tidak menempati kediamannya itu, hangus terbakar pada Selasa (08/10/2024) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kebakaran ini diduga kuat sebagai aksi keji pembakaran oleh orang tak dikenal, membuat Amrizal dan keluarganya harus menghadapi mimpi buruk untuk kedua kalinya.
Masyarakat yang tengah terlelap sontak terbangun oleh kobaran api besar yang melahap rumah tersebut. Dalam sekejap, bangunan itu rata dengan tanah, tanpa ada kesempatan untuk menyelamatkan harta benda di dalamnya.
Amrizal, yang sudah mengalami peristiwa serupa pada tahun 2022, merasa yakin bahwa kebakaran ini bukanlah kecelakaan. Ia langsung melaporkan kejadian ini kepada Polres Lima Puluh Kota dengan nomor laporan LP/B/106/X/2024/SPKT/Polres 50 Kota/Polda Sumbar.

“Saya yakin ini ulah orang yang sengaja membakar rumah saya. Ada saksi yang melihat kejadian itu, dan dulu pun, pada tahun 2022, rumah ini pernah dibakar dan terekam CCTV. Sampai kapan kami harus terus dihantui perbuatan jahat ini?” ujar Amrizal dengan nada kesal, menuntut agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku di balik tindakan biadab tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota, Alfian, membenarkan insiden kebakaran ini.
“Kami langsung mengerahkan tim dari Posko Harau dan Posko Induk begitu mendapat laporan. Dengan bantuan PLN, TNI, Polri, dan warga sekitar, api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 03.52 WIB,” jelasnya. Namun, meski api berhasil dipadamkan, rumah Amrizal telah habis tak bersisa.
Yang lebih membuat masyarakat geram adalah ketidakpastian mengenai motif dan pelaku pembakaran. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi, sementara Amrizal dan keluarganya hanya bisa menunggu dengan harapan agar keadilan segera ditegakkan.
“Dua kali rumah kami dibakar dalam kurun waktu beberapa tahun, dan sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami tidak tahu siapa yang tega melakukan hal ini, tapi kami yakin ini bukan kebakaran biasa. Kami minta pelaku segera ditangkap dan diadili!” tegas Amrizal dengan nada penuh amarah.
Peristiwa ini tak hanya menyisakan duka, namun juga menyulut kemarahan warga yang berharap aparat penegak hukum bertindak cepat untuk menangkap pelaku yang diduga dengan sengaja membakar rumah Amrizal.
Tindakan keji ini tak hanya melukai fisik, tapi juga batin keluarga yang untuk kedua kalinya harus melihat rumah mereka dilalap api akibat ulah manusia tak bertanggung jawab. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Damkar Lima Puluh Kota & Korban Kebakaran















