Sidang Terakhir Gugatan Ijazah Gibran di MK, Apa Keputusannya? –

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang di Mahkamah Konstitusi terkait pembahasan gugatan ijazah Gibran.

KOTA SAYA, BALIKPAPAN – Hal-hal yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden terpilih pada Pemilu 2024, kini memasuki babak penting di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang perkara gugatan ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi terdaftar dengan nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, dengan agenda pembacaan putusan yang rencananya akan berlangsung pada 6 Oktober 2026.

Dalam proses pemeriksaannya, MK mendalami lebih jauh bagaimana pendidikan Gibran di luar negeri kemudian dinilai dan disamakan dengan jenjang pendidikan di Indonesia.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, Mahkamah Konstitusi menghadirkan pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Atase Pendidikan KBRI Australia dan Singapura. Pemeriksaan ini menjadi sorotan karena hakim tidak hanya menanyakan hasil penyetaraan, tetapi juga dokumen yang menjadi dasar penilaiannya.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gogot Suharwoto menjelaskan permohonan pemerataan pendidikan diajukan secara online pada 6 Agustus 2019.

Sidang terkini gugatan ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi

Sesuai penjelasan pemerintah saat uji coba, proses penilaian tidak hanya berdasarkan satu sertifikat. Tim mengkaji seluruh perjalanan pendidikan, termasuk dokumen dari SLTP Negeri 1 Surakarta, Orchid Park Secondary School di Singapura, dan UTS Insearch di Australia.

Sejarah pendidikan di Singapura dan Australia kemudian dibandingkan dengan struktur pendidikan di Indonesia. Penilaian meliputi mata pelajaran, hasil belajar, transkrip nilai, lama pendidikan, dan kelangsungan jenjang pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan ini dianggap sesuai dengan program peminatan atau keterampilan akuntansi dan keuangan pada tingkat sekolah kejuruan di Indonesia. Sertifikat penyetaraan kemudian diterbitkan pada 6 Agustus 2019 dengan nomor 11149/D/D1/KS/2019.

Menariknya, penjelasan dalam persidangan juga menunjukkan bahwa sistem pendidikan antar negara tidak selalu memiliki syarat atau bentuk dokumen yang sama. Oleh karena itu, O-Level tidak serta merta dianggap sebagai ijazah SMA Indonesia. Melainkan merupakan bagian dari serangkaian catatan pendidikan yang diperiksa secara keseluruhan.

Juri Menyorot Sertifikat Kehadiran

Salah satu bagian yang paling mendapat perhatian adalah dokumen dari UTS Insearch. Anggota tim penilai Kemendikdasmen Taufiq Damarjati mengatakan, dokumen yang diterima antara lain sertifikat kehadiran, transkrip nilai, dan informasi pendaftaran.

Hakim Konstitusi Saldi Isra kemudian menanyakan apakah ada ijazah atau sertifikat lain dari UTS Insearch. Taufiq menjawab itu dalam berkas permohonan yang diterima kementerian. Tidak ada ijazah atau sertifikat dalam bentuk lain selain sertifikat kehadiran.

Atase Pendidikan KBRI Australia Yuli Rahmawati juga menjelaskan, sertifikat kehadiran umumnya berkaitan dengan informasi kehadiran dan dapat diterbitkan berdasarkan permintaan.

Namun tim penilai menyatakan status pendidikan Gibran dianalisis melalui seluruh dokumen, terutama transkrip dan riwayat pembelajaran. Mata kuliah seperti Akuntansi, Manajemen Keuangan, Hukum dan Etika Bisnis, Pemasaran, Ekonomi Mikro, dan Manajemen merupakan bagian dari proses penyelarasan kurikulum.

Kini, publik tinggal menunggu bagaimana Mahkamah Konstitusi mempertimbangkan seluruh informasi tersebut dalam putusannya atas kasus tersebut. Hasil persidangan akan menjadi bagian penting untuk melihat arah akhir gugatan terkait syarat pendidikan Gibran sebagai calon wakil presiden terpilih.






Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pengawasan Pemanfaatan Ruang Berbasis Digital dan Transparan — Batam Today
Polisi Siagakan 10.121 Personil untuk Amankan Final Piala ASEAN FIFA 2026
Putra Jokowi: Kontroversi Ijazah Gibran Juga Akan Pengaruhi Prabowo Agar Anies Bisa Naik
Buruh Demo di DPR Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Basarnas Hentikan Pencarian Bawah Air KM Virgo, 55 Korban Masih Hilang
Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang vs Thailand
Lewat karakter “Belita”, Veronica mengajak Gen Z untuk mengenal jajanan pasar
Artikel Terbaru | Ganto.co
Tag :