Lima Puluh Kota — Sebanyak 10 dari 12 atlet pencak silat Kota Payakumbuh melaju ke babak berikutnya pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026, membuka peluang daerah itu memenuhi target empat medali emas.
Pelatih pencak silat Kota Payakumbuh Arief Fadli mengatakan dua atlet terhenti pada babak penyisihan, sedangkan 10 atlet lainnya masih memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan hingga perebutan medali.
“Dari 12 atlet, 10 melaju ke babak berikutnya dan dua atlet terhenti di babak penyisihan. Target kami tetap seperti awal, yakni membawa pulang empat medali emas,” kata Arief di GOR Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahad (04/10/2026).
Pada pertandingan Minggu, tim Payakumbuh turun di empat kelas. Tiga pertandingan telah selesai, dengan Wefi dan Zaki berhasil meraih kemenangan, sementara Latifa harus menerima kekalahan. Partai lainnya masih menunggu giliran bertanding.
Arief menyebut tiga atlet, yakni Wefi, Zaki, dan Haris, telah memastikan langkah ke babak berikutnya. Ketiganya hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mendapatkan tiket semifinal.
“Untuk Wefi, Zaki, dan Haris, masing-masing tinggal satu kemenangan lagi untuk masuk semifinal. Kami akan menjaga fokus karena persaingan semakin ketat,” ujarnya.
Pada pertandingan sehari sebelumnya, atlet pencak silat Payakumbuh tampil maksimal dengan menyapu bersih kemenangan pada seluruh partai yang diikuti.
Menurut Arief, pencak silat memiliki tingkat persaingan yang ketat karena hasil pertandingan dapat berubah akibat detail kecil. Selain kemampuan teknis, konsentrasi atlet hingga laga berakhir menjadi salah satu faktor penentu.
“Dalam pencak silat, detail kecil sangat menentukan. Ada juga faktor di luar prediksi, misalnya atlet tiba-tiba keluar gelanggang, yang bisa memengaruhi hasil pertandingan,” katanya.
Dukungan kepada atlet juga datang dari Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda yang mengunjungi venue pencak silat di GOR Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, untuk memberikan motivasi langsung kepada atlet yang sedang bertanding.
Rida mengatakan kontingen Payakumbuh masih memiliki peluang memperbesar perolehan medali. Hingga Minggu, Payakumbuh telah mengumpulkan 10 emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu.
“Kita mendorong seluruh atlet untuk berjuang menjadi yang terbaik. Masih banyak cabang olahraga yang berpeluang mendulang medali,” kata Rida.
Rida menyebut renang dan gymnastic juga baru menyumbangkan medali bagi Payakumbuh, sementara sejumlah cabang olahraga lainnya masih menjalani pertandingan.
Karena itu, ia meminta atlet mempertahankan semangat dan konsentrasi hingga seluruh pertandingan selesai.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga menyiapkan bonus apresiasi bagi atlet perorangan yang meraih prestasi. Peraih medali emas mendapat Rp45 juta, sedangkan peraih medali perak memperoleh Rp15 juta.
“Bonus itu merupakan bentuk apresiasi. Yang terpenting, seluruh atlet berjuang maksimal, tetap fokus, dan berusaha meraih medali emas untuk Payakumbuh,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Pencak Silat Payakumbuh, Pemko Payakumbuh














