Gempa M6,1 – 30 km Barat Daya SUMBABARATDAYA-NTT

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GEMPA TEKNIS M6.1 DI SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 05.55.52 WIB, Pesisir Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini telah memperbarui parameter magnitudonya M5.9 secara mendalam 30km . Episentrum gempa terletak pada koordinat 9,84° Lintang Selatan; 118.90° BT atau tepatnya terletak di laut 59 km sebelah barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa ini TIDAK ADA POTENSI TSUNAMI.

Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenter, maka gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif yang diduga berasosiasi dengan Sesar Waikabubak. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi mempunyai mekanisme pergerakan ke bawah (kesalahan biasa) .

Berdasarkan perkiraan tingkat guncangan pada peta ( peta goyang ), gempa ini dirasakan dengan skala intensitas:

  1. VI MMI ( Getarannya dirasakan seluruh warga. Hampir semua orang kaget dan lari ) di Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya; Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya; Kodi, Sumba Barat Daya
  2. IV MMI ( Jika pada siang hari dirasakan banyak orang di dalam rumah ) di Kota Tambolaka; Kota Waikabubak; Kota Waibakul; Kota Raba
  3. III MMI ( Getaran terasa nyata di dalam rumah. Saya merasakan getaran seperti ada truk yang lewat ) di Kota Bima

Hingga pukul 08.05.00 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan terdapat 62 (enam puluh dua) aktivitas gempa susulan ( gempa susulan ) dengan rentang kekuatan M1.5 – M4.3.

Berdasarkan laporan, terdapat informasi kerusakan bangunan dan sekolah warga di Desa Perokonda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan memberikan informasi terkini kepada pemangku kepentingan dan masyarakat. Himbauan kepada masyarakat:

  1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  2. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan disebarluaskan melalui saluran komunikasi resmi yang terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg

Jakarta, 4 Oktober 2026

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

WIJAYANTO, ST, M.Si.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Payakumbuh Koleksi 3 Emas Senam, Target 5 Emas Porprov Makin Terbuka
Demo Mahasiswa di DPR, Senin 5 Oktober Besok: Ini Jalan Alternatif Hindari Potensi Kemacetan
Subaru Poles Crosstrek dan Impreza Terbaru, Tambah Fitur Lengkap
Di sisa 3 tahun pemerintahan Prabowo, Menteri diminta melayani rakyat oleh Gaspol
Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Alami Luka Berat
Gibran Jatuh, Jokowi Ambil Tindakan: Rocky Gerung Ingatkan Semua Akan Tertarik – Beritaambang
6 Pasangan yang Rujuk Tak Bercerai, Terakhir Audi Marissa & Anthony Xie
BMKG Malikussaleh Prediksi Potensi Hujan Terjadi di Langsa dan Bireun Malam Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Payakumbuh Koleksi 3 Emas Senam, Target 5 Emas Porprov Makin Terbuka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Demo Mahasiswa di DPR, Senin 5 Oktober Besok: Ini Jalan Alternatif Hindari Potensi Kemacetan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Subaru Poles Crosstrek dan Impreza Terbaru, Tambah Fitur Lengkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Di sisa 3 tahun pemerintahan Prabowo, Menteri diminta melayani rakyat oleh Gaspol

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Alami Luka Berat

Berita Terbaru