Berantas PETI, Polsek Kuansing Sisir 5 Titik Kali

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

QUANSING – Polsek Kuantan Singingi menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di lima lokasi berbeda, Jumat hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.

Dalam aksi kali ini, tim memesan 8 unit rakit PETI dan 4 buah powder board beserta perlengkapan manualnya.

Kapolsek Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, SH, SIK, MH melalui Kabag Humas Iptu Romlan, SH mengatakan, aksi tersebut bermula dari informasi masyarakat dan pemberitaan media.

“Penindakan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut informasi yang diterima personel di lapangan. Terhadap peralatan PETI yang ditemukan tidak berfungsi, dilakukan pengendalian agar tidak digunakan kembali,” kata Iptu Romlan.

8 Rakit dan 4 Ashgun Hancur

Pertama, di Desa Logas, Kecamatan Singingi, tepatnya di kawasan dekat PT Sinergi Inti Makmur (SIM), tim menemukan 3 unit rakit jenis. Ketiga rakit tersebut tidak beroperasi dan langsung dirusak dan dibakar.

Kedua, Polsek Singingi menguasai 2 unit rakit PETI di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi. Kedua rakit tersebut juga ditemukan tidak berfungsi dan hancur di lokasi.

Ketiga, Polsek Kuantan Mudik melakukan penindakan di kawasan PT KTBM, Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik. Di sana, petugas menemukan 2 unit rakit dan peralatan PETI di darat yang juga ikut hancur akibat dipecah dan dibakar.

Keempat, Polsek Kuantan Tengah melakukan pemeriksaan di kawasan Pancang Star Arena Pacu Lane, Tepian Narosa, Desa Koto Taluk. Petugas menemukan 2 orang diduga melakukan PETI manual dengan menggunakan cangkul, ayakan, karpet, dan papan debu kecil.

Mengetahui kedatangan petugas, keduanya melarikan diri menggunakan sampan menyeberangi sungai dan meninggalkan perlengkapannya. Petugas kemudian merusak dan membakar 4 papan debu kecil, karpet dan peralatan manual lainnya.

Dan kelima, Polsek Logas Tanah Darat menemukan 1 unit dompeng PETI di Kali Jake, Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat. Dompeng yang sudah tidak aktif langsung dirusak dan dibakar.

Himbauan untuk Menghentikan PETI

Iptu Romlan menegaskan, dalam seluruh aksi tersebut, tidak ada pelaku yang ditangkap dan tidak ada barang bukti yang dibawa ke Mabes Polri. Semua peralatan hancur di lokasi.

“Petugas terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan PETI karena tidak memiliki izin dan dapat berdampak pada lingkungan,” tutupnya.

Aksi ini melibatkan personel Polsek Kuansing bersama jajaran Polsek sebagai wujud komitmen Lindungi Tuah, Lindungi Marwah.

(ed)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Payakumbuh Koleksi 3 Emas Senam, Target 5 Emas Porprov Makin Terbuka
Demo Mahasiswa di DPR, Senin 5 Oktober Besok: Ini Jalan Alternatif Hindari Potensi Kemacetan
Subaru Poles Crosstrek dan Impreza Terbaru, Tambah Fitur Lengkap
Di sisa 3 tahun pemerintahan Prabowo, Menteri diminta melayani rakyat oleh Gaspol
Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Alami Luka Berat
Gibran Jatuh, Jokowi Ambil Tindakan: Rocky Gerung Ingatkan Semua Akan Tertarik – Beritaambang
6 Pasangan yang Rujuk Tak Bercerai, Terakhir Audi Marissa & Anthony Xie
BMKG Malikussaleh Prediksi Potensi Hujan Terjadi di Langsa dan Bireun Malam Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Payakumbuh Koleksi 3 Emas Senam, Target 5 Emas Porprov Makin Terbuka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Demo Mahasiswa di DPR, Senin 5 Oktober Besok: Ini Jalan Alternatif Hindari Potensi Kemacetan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Subaru Poles Crosstrek dan Impreza Terbaru, Tambah Fitur Lengkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Di sisa 3 tahun pemerintahan Prabowo, Menteri diminta melayani rakyat oleh Gaspol

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Alami Luka Berat

Berita Terbaru