Dari Buah Merah, Deiyai ​​​​Tawarkan MBG Berbasis Pangan Lokal | Papuapos Nabire

- Redaksi

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Dari stand kerajinan tangan di tengah hiruk pikuk Kriya Nusa 2026, Kabupaten Deiyai ​​membawa pesan yang lebih besar: pangan lokal Papua dapat diolah menjadi sumber gizi sekaligus membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ide Free Nutritious Food (MBG) ala Deiyai ​​berbasis pangan lokal Papua diperkenalkan kepada pejabat pemerintah pusat saat Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengunjungi Stand Deiyai ​​Regency di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Dinas P3AKB Kabupaten Deiyai, Pebur Mote, S.Kep., M.Kes., memperkenalkan konsep pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian menu bergizi bagi generasi muda Deiyai.

Salah satu bahan utama yang dipilih adalah buah merah, makanan khas Papua yang menurut Pebur bisa dikembangkan menjadi berbagai produk pangan.

Mulai dari telur berbahan buah merah, sayur hitam atau Uguboo/Naapo, saus buah merah atau sambal, hingga olahan ikan Danau Tigi yang dikembangkan menjadi bakso buah merah.

“Untuk membuat MBG ala Deiyai ​​kami siap. Yang penting bahan lokal yang banyak nutrisinya, seperti buah merah,” jelas Pebur Mote.

Dari Buah Merah Banyak Produk Yang Dapat Dikembangkan

Bagi Deiyai, buah merah tidak berhenti sebagai salah satu jenis makanan. Potensi pengolahan tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang mempunyai nilai tambah.

Pebur menyebutkan antara lain minyak buah merah, sari buah merah atau saus/sambal, biji buah merah, dan sisa padatan buah merah yang masih dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut.

Ide ini juga merupakan upaya untuk memperkenalkan potensi pangan lokal Deiyai ​​kepada pemerintah pusat, serta mendorong bahan pangan yang tersedia di masyarakat menjadi bagian dari rantai pangan yang lebih produktif.

Konsepnya juga diarahkan tidak hanya berhenti pada penyediaan pangan.

Ada komunitas yang terlibat. Ada bahan pangan lokal yang dikembangkan. Dan terdapat peluang ekonomi yang dapat tumbuh di tingkat desa.

Deiyai ​​Mamas Menjadi Penggerak

Salah satu bagian penting dari ide MBG ala Deiyai ​​adalah keterlibatan Deiyai ​​Mamas.

Pebur mengatakan, jika konsep ini dikembangkan, pihaknya siap memberdayakan Deiyai ​​Mamas dalam pengelolaan pangan lokal untuk menunjang kebutuhan generasi muda.

“Kami Dinas DP3AKB Deiyai ​​akan memberdayakan seluruh ibu-ibu Deiyai ​​untuk mengelola generasi muda Deiyai,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Mama-Mama Deiyai ​​menjadi bagian penting agar program pangan tidak hanya bicara soal pangan bergizi, tapi juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bahan pangan yang berasal dari kebun, danau dan lingkungan masyarakat Deiyai ​​dapat diolah menjadi produk yang bernilai tambah sebelum disajikan sebagai bagian dari pangan bergizi.

Dengan pola ini, rantai pangan bisa dimulai dari masyarakat itu sendiri: bahan-bahan lokal diproduksi, diolah dan dikembangkan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Penyerahan buku “Makanan Khas Deiyai ​​Bergizi” telah diserahkan

Tak hanya menjelaskan konsepnya secara langsung, Pebur Mote juga memaparkan idenya dalam bentuk buku.

Buku bertajuk “Makanan Bergizi Khas Deiyai” tersebut diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat keduanya mengunjungi Stand Deiyai.

Buku ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan pangan khas Deiyai ​​kepada pemerintah pusat, sekaligus mendokumentasikan potensi pangan lokal yang dapat dikembangkan.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian.

Bagi Deiyai, momen ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah dari sudut pandang yang lebih luas.

Tidak hanya kerajinan, noken, dan produk budaya, namun juga pangan lokal yang lahir dari kekayaan alam dan kreativitas masyarakat.

Deiyai ​​Membawa Pesan: Pangan Lokal Bisa Menjadi Kekuatan

Kriya Nusa 2026 berlangsung di JICC Jakarta, 26–30 September 2026, dengan peserta dari berbagai daerah dan ratusan booth yang menampilkan berbagai produk kerajinan dan potensi daerah.

Di tengah perhelatan yang identik dengan dunia kerajinan, Deiyai ​​menghadirkan cerita yang sedikit berbeda.

Kerajinan tangan, budaya, pangan lokal dan pemberdayaan masyarakat disatukan dalam satu ruang.

Dari buah merah hingga ikan Danau Tigi, dari tangan Deiyai ​​Mamas hingga meja para pengambil kebijakan di Jakarta.

Di situlah ide “MBG ala Deiyai” menemukan kisahnya: tidak sekadar menyediakan pangan bergizi, namun berupaya mengangkat pangan lokal Papua sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dan perekonomian daerah.

Bagi Deiyai, buah merah tidak hanya tumbuh di Papua.

Hal ini juga membuka peluang untuk menjadi sumber pangan, sumber pendapatan, dan bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda melalui kekuatan yang berasal dari tanahnya sendiri. (TONG)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Video Kekerasan Jalanan Viral, Polisi Selidiki Fakta di Balik Rekaman – MIN.CO.ID
Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026
Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia
Soal Manuver Politik Jokowi, Andreas PDIP: KTA Ditampilkan, Tak Ada Ijazah
Lima Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Dievakuasi, Total 179 Orang Ditemukan
Kapolri Pastikan Polri Kawal Musyawarah Muhammadiyah Agar Aman dan Sukses
Wapres Gibran Diingatkan Orang Tua Siswa di Batang: MBG Jangan Dihentikan, Tapi Harus Ditingkatkan
Info BMKG Sebut Cuaca Besok di Tangerang Berawan, Hujan atau Panas?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:17 WIB

Video Kekerasan Jalanan Viral, Polisi Selidiki Fakta di Balik Rekaman – MIN.CO.ID

Senin, 28 September 2026 - 23:51 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026

Senin, 28 September 2026 - 23:34 WIB

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 23:17 WIB

Soal Manuver Politik Jokowi, Andreas PDIP: KTA Ditampilkan, Tak Ada Ijazah

Senin, 28 September 2026 - 22:51 WIB

Lima Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Dievakuasi, Total 179 Orang Ditemukan

Berita Terbaru

Headline

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, & BP Terbaru 28 Sep 2026

Senin, 28 Sep 2026 - 23:51 WIB

Headline

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Seri Vs Malaysia

Senin, 28 Sep 2026 - 23:34 WIB