Payakumbuh — Video keluhan masyarakat terkait aliran air Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) di Kelurahan Payolansek yang sempat ramai di media sosial mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan daerah tersebut.
Video yang beredar pada Minggu (09/08/2026) itu memuat keluhan seorang warga mengenai air yang tidak mengalir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menyikapi informasi tersebut, petugas PAM Tigo menelusuri pemilik video hingga berhasil menemukan alamat pelanggan yang dimaksud dan kemudian melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Hasil pemeriksaan petugas menunjukkan gangguan bukan berasal dari terhentinya distribusi pada jaringan utama, melainkan meteran pelanggan yang tersumbat sedimen.
Sedimen tersebut diduga terbawa melalui jaringan pipa setelah sebelumnya terdapat pekerjaan perbaikan di sekitar lokasi, sehingga menghambat aliran air menuju rumah pelanggan.
Keluhan yang beredar di media sosial itu kemudian mendapat perhatian Wali Kota Payakumbuh dan menjadi bagian dari laporan gangguan yang ditindaklanjuti PAM Tigo.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago, Prety Diawati, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sumber gangguan setelah informasi tersebut beredar. Dari pengecekan di lapangan, petugas menemukan adanya material sedimen yang menyumbat meteran pelanggan.
“Setelah kami telusuri, ternyata ada penyumbatan di meteran. Sebelumnya ada perbaikan di sekitar lokasi, sehingga sisa-sisa sedimen terbawa melalui jaringan pipa dan menyebabkan air tidak mengalir,” kata Prety di ruang kerjanya, Kamis (13/08/2026).
Menurut dia, sedimen dari pekerjaan perbaikan di sekitar lokasi ikut terbawa dalam aliran jaringan pipa. Material tersebut kemudian menumpuk pada meteran sehingga menghambat aliran air menuju rumah pelanggan.
Kasus itu terjadi bersamaan dengan keluhan mengenai distribusi air yang muncul pada akhir pekan. Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta sebelumnya telah meminta PAM Tigo segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan memastikan gangguan pelayanan tidak berlarut.
Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran manajemen bersama tim teknik PAM Tigo melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah titik yang mengalami gangguan dan melakukan tindakan perbaikan untuk mengatasi permaslahan tersebut.
Untuk kondisi distribusi secara umum, Prety menjelaskan peningkatan pemakaian air selama hari libur turut memengaruhi debit, ditambah adanya kendala material pada jaringan.
“Air mengecil hingga tidak mengalir di rumah pelanggan pada akhir pekan disebabkan pemakaian air meningkat saat hari libur. Ditambah kondisi akhir pekan kemarin ada material kami yang terkendala,” ujarnya.
Selain itu juga menyebutkan keluhan pelanggan yang muncul dalam video tersebut sebelumnya tidak disampaikan melalui kanal pengaduan resmi PAM TIgo.
Akibatnya, petugas tidak memperoleh informasi awal mengenai lokasi dan titik gangguan untuk segera melakukan pengecekan.
Setelah persoalan ditelusuri, pelanggan yang sebelumnya membuat video tersebut kemudian memberikan klarifikasi terkait kejadian yang dialaminya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas video yang sempat menimbulkan perhatian dan kegaduhan di media sosial.
Klarifikasi tersebut sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan setelah petugas melakukan pemeriksaan langsung.
Prety mengimbau pelanggan segera menyampaikan laporan melalui kanal resmi PAM Tigo apabila mengalami gangguan aliran air.
Menurutnya, informasi yang lengkap mengenai lokasi dan kondisi gangguan akan mempercepat proses pemeriksaan sekaligus membantu petugas menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Kalau ada keluhan pelanggan, silakan hubungi layanan Perumda Air Minum Tirta Sago melalui DM Instagram @tirtasago atau WhatsApp 0877-6363-6400. Kami akan segera menindaklanjutinya,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : PAM Tigo















