Siswa SMA 1 Payakumbuh Wakili Indonesia di Water Rocket Competition 2025 Kuala Lumpur

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta (kedua kiri) berfoto bersama Syahdan (kedua kanan), siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh yang akan berlaga di Water Rocket Competition 2025, didampingi orang tua dan guru pendamping di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (01/10/2025).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta (kedua kiri) berfoto bersama Syahdan (kedua kanan), siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh yang akan berlaga di Water Rocket Competition 2025, didampingi orang tua dan guru pendamping di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (01/10/2025).

Payakumbuh – Di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (01/10/2025), sepasang mata orang tua tak lepas menatap putranya yang bersiap berangkat ke Kuala Lumpur.

Haru dan bangga bercampur jadi satu, ketika doa dan restu mereka mengiringi langkah sang buah hati yang akan mengharumkan nama sekolah, daerah, hingga Indonesia di kancah dunia.

Anak muda asal Kota Payakumbuh itu adalah, Syahdan Hesa Teymorian, siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh, yang terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Water Rocket Competition 2025 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 7–10 Oktober 2025.

Syahdan berhasil meraih tiket ke ajang internasional setelah sebelumnya menjadi Juara 2 Kompetisi Roket Air Nasional 2025 yang berlangsung di Embung Giwangan, Yogyakarta, pada 18 Juni lalu.

Keberhasilannya menempatkan nama Payakumbuh sejajar dengan daerah-daerah lain yang melahirkan talenta muda di bidang sains dan teknologi.

Ajang Water Rocket Competition 2025 sendiri dikenal sebagai kompetisi bergengsi yang memadukan ilmu fisika, rekayasa teknik, dan kreativitas desain.

Para peserta ditantang untuk mengubah teori aerodinamika, tekanan udara, hingga gaya dorong menjadi karya nyata berupa roket air yang mampu melesat tinggi dengan presisi.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasinya dan berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lain.

“Keberangkatan Syahdan bukan hanya membawa nama sekolah atau kota, tetapi juga nama bangsa. Kami bangga karena anak Payakumbuh bisa tampil di panggung dunia. Semoga prestasi ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovator muda dari daerah kita,” kata Wako Zulmaeta.

Ia juga berpesan agar Syahdan tetap menjaga semangat dan kepercayaan diri saat berlaga nanti.

“Jangan takut bersaing dengan peserta dari negara lain. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jangan lupa membawa nilai-nilai positif dari Payakumbuh ke mancanegara. Apa pun hasilnya, Syahdan sudah menjadi kebanggaan kami semua,” ujarnya.

Sementara itu, Mimi Yulia, guru pendamping dari SMA 1 Payakumbuh, mengungkapkan bahwa keberhasilan Syahdan adalah buah dari kerja keras dan konsistensi dalam belajar serta berlatih.

“Sejak awal Syahdan menunjukkan ketekunan luar biasa. Ia tidak hanya memahami teori, tapi juga tekun melakukan uji coba, memperbaiki setiap detail desain roketnya. Prestasi ini membuktikan bahwa anak daerah juga mampu bersaing di level dunia jika diberi ruang dan dukungan,” ucapnya.

Di sisi lain, orang tua Syahdan, Saputra tidak bisa menyembunyikan rasa bangga sekaligus haru atas pencapaian putranya.

“Sebagai orang tua, kami tentu sangat bangga. Perjuangan Syahdan penuh dengan kerja keras, sering pulang sore karena latihan, bahkan rela mengorbankan waktu bermainnya. Kami hanya bisa mendoakan semoga ia tampil maksimal di Malaysia dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Indonesia,” ungkap orang tua Syahdan yang juga ASN Pemko Payakumbuh.

Selain berkompetisi, delegasi Indonesia juga dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda edukasi dan diplomasi, mulai dari kunjungan ke Planetarium Negara dan Petrosains Malaysia, audiensi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, hingga eksplorasi sejumlah destinasi budaya dan ikonik di negeri jiran tersebut.

Menurut panitia nasional, pemilihan delegasi dilakukan secara ketat berdasarkan hasil skor final di kompetisi nasional.

Aspek yang dinilai meliputi akurasi peluncuran, ketinggian capaian, kestabilan lintasan, serta inovasi desain.

Bagi siswa, pengalaman ini tidak hanya menambah pengetahuan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), tetapi juga membentuk mental juara, memperluas jaringan global, sekaligus membawa kebanggaan bagi sekolah dan daerah asal.

Keikutsertaan Syahdan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Payakumbuh dan Sumatera Barat untuk terus berprestasi di bidang sains dan teknologi. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

D-back kalah dari Marlins secara ekstra, tidak bisa naik dalam perlombaan Wild Card
Rave dan Massey homer saat Royals mengalahkan Astros 5-2, menjatuhkan Houston ke peringkat pertama dengan Texas
Lions vs. Bills: Tiga alur cerita yang harus diketahui untuk pertandingan prime-time Minggu 2 hari Kamis | Berita, Analisis & Pembaruan NFL Terbaru
5 Center Lagi yang Bisa Ditandatangani Knicks Setelah Kesepakatan James Wiseman
BPK Soroti Pengelolaan Sampah Payakumbuh, Om Zet Dorong Solusi Baru
Revitalisasi Sekolah: Kepala Sekolah Diminta Jaga Dana Negara
Prediksi Alavés vs Valencia: Tim tamu bertekad menghentikan kemerosotannya.
Cara menonton Valencia vs. Deportivo Alaves di AS: saluran TV dan opsi streaming untuk 15 September

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:13 WIB

D-back kalah dari Marlins secara ekstra, tidak bisa naik dalam perlombaan Wild Card

Kamis, 17 September 2026 - 10:33 WIB

Rave dan Massey homer saat Royals mengalahkan Astros 5-2, menjatuhkan Houston ke peringkat pertama dengan Texas

Kamis, 17 September 2026 - 10:24 WIB

Lions vs. Bills: Tiga alur cerita yang harus diketahui untuk pertandingan prime-time Minggu 2 hari Kamis | Berita, Analisis & Pembaruan NFL Terbaru

Kamis, 17 September 2026 - 09:34 WIB

5 Center Lagi yang Bisa Ditandatangani Knicks Setelah Kesepakatan James Wiseman

Rabu, 16 September 2026 - 18:33 WIB

BPK Soroti Pengelolaan Sampah Payakumbuh, Om Zet Dorong Solusi Baru

Berita Terbaru